SURABAYA, PMP — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memperkuat dukungan kepada pelaku usaha melalui layanan merchant yang tidak hanya berfokus pada kelancaran transaksi pembayaran, tetapi juga mencakup pemeliharaan perangkat, edukasi keamanan transaksi digital, hingga pengelolaan operasional bisnis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya BRI membangun kemitraan jangka panjang dengan merchant sekaligus mendorong transaksi non-tunai yang semakin mudah dan aman.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan rutin petugas BRI kepada merchant untuk melaksanakan preventive maintenance (PM) atau pemeliharaan preventif mesin Electronic Data Capture (EDC). Kegiatan ini bertujuan memastikan perangkat pembayaran berfungsi optimal sekaligus mengantisipasi potensi kendala teknis yang dapat mengganggu aktivitas transaksi di tempat usaha.
Dalam kunjungan tersebut, petugas memeriksa kondisi fisik dan sistem mesin EDC, serta memastikan perangkat siap digunakan untuk melayani transaksi pelanggan. Pemeliharaan berkala ini menjadi penting bagi merchant, mengingat kelancaran pembayaran turut memengaruhi kenyamanan konsumen dan efisiensi operasional usaha.
Branch Manager BRI Branch Office (BO) Surabaya Diponegoro, Eli Sanjoyo, mengatakan BRI terus berupaya menghadirkan layanan pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan merchant dan konsumennya.
“BRI ingin memberikan kemudahan transaksi kepada merchant BRI untuk menikmati berbagai fasilitas pembayaran sesuai kebutuhannya. Hal ini dilakukan agar aktivitas transaksi dengan konsumen menjadi lebih mudah,” ungkap Eli, Rabu (28/10/2026).
Dukungan tersebut mencakup penggunaan mesin EDC BRI, kartu debit dan kredit, serta Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Dengan beragam pilihan instrumen pembayaran, merchant dapat memberikan fleksibilitas kepada pelanggan sekaligus memperluas akses terhadap transaksi non-tunai.
Selain memastikan perangkat berfungsi dengan baik, kunjungan petugas BRI juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi langsung bagi pemilik usaha dan karyawan toko. Edukasi ini mencakup tata cara penggunaan mesin EDC, pemeriksaan transaksi masuk melalui aplikasi BRImerchant, hingga pengunduhan laporan penjualan.
Petugas juga memberikan pemahaman mengenai cara mengenali dan menghindari modus penipuan transaksi digital. Edukasi tersebut menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan merchant menghadapi perkembangan sistem pembayaran digital, sekaligus membantu pelaku usaha menjalankan transaksi dengan lebih cermat.
BRI juga turut mengingatkan merchant agar memperhatikan aspek keamanan saat menerima kunjungan petugas. Eli juga mengingatkan bahwa petugas yang melaksanakan kunjungan kerja atau survei dibekali kartu identitas perbankan dan surat tugas. Merchant berhak meminta petugas menunjukkan identitas dan surat tugas tersebut sebelum pemeriksaan dilakukan.
Lebih jauh, dukungan BRI terhadap merchant juga berkembang melalui platform BRImerchant. Platform ini tidak hanya mendukung penerimaan pembayaran, tetapi juga menyediakan berbagai fitur untuk membantu pengelolaan usaha, mulai dari manajemen inventori, pengelolaan karyawan dan pesanan, hingga layanan penyelesaian dana transaksi atau settlement. (nas)













