PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Nusantara

Khofifah Minta 277 Petugas Pemberi Vaksin COVID-19 di Gresik Ditambah hingga Minimal 500 Orang

Khofifah Tinjau vaksinasi di Gresik
Gubernur Khofifah dan Wabup Gresik M Qosim di RS Semen Gresik. (Humas Pemprov Jatim)

Gresik, pmp – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Gresik, yakni di Rumah Sakit Semen Gresik yang memiliki kapasitas vaksin 100 orang per hari dan Puskesmas Alun-alun. Khofifah meminta vaksinator atau petugas pemberi vaksin dinaikkan dari 277 orang hingga minimal 500 orang.

“Memang kita harus menambah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang melayani vaksinasi. Kalau saat ini di Gresik terdapat 56 fasyankes, maka perlu ditambah menjadi 100 fasyankes. Begitu juga vaksinatornya juga harus ditambah. Minimal dibutuhkan 500 vaksinator dan secara bertahap perlu ditambah hingga 1.000 vaksinator,” kata Khofifah yang didampingi Wabup M Qosim, Kepala Dinkes Jatim Herlin dan Kepala Dinkes Gresik drg Ghozali, Sabtu (30/1/2021).

Baca Juga :   Puncak Arus Balik Kereta Api ke Jakarta Terjadi Minggu dan Senin

Menurut Khofifah, dia berkunjung untuk memastikan proses vaksinasi di Kabupaten Gresik bisa terukur sesuai target Presiden Jokowi agar vaksinasi tuntas dalam 12 bulan.

Guna memenuhi target tersebut, perlu penambahan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) dan tenaga vaksinator untuk percepatan, utamanya untuk Kota Surabaya, Gresik dan Sidoarjo yang mendapatkan prioritas vaksin sehingga bisa menjadi referensi kabupaten dan kota lain.

Tak hanya itu, diperlukan koordinasi teknis oleh seluruh stakeholder, tokoh masyarakat, tokoh agama, serikat buruh dan serikat pekerja, sehingga bisa bersama-sama menggerakkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan 3M dan mengikuti vaksinasi.

Wabup Mohammad Qosim mengatakan, sekitar 4.460 orang di Gresik telah divaksin dan belum ditemukan keluhan setelah vaksinasi.

Baca Juga :   Khofifah Berlakukan PPKM Mikro Tahap III di Jatim Sampai 22 Maret 2021

“Vaksinasi itu aman dan membuat tubuh kita semakin kebal sehingga virus COVID-19 berangsur akan enyah dari Bumi Indonesia,” katanya.

Kepala Dinkes Kabupaten Gresik drg Ghozali menjelaskan, vaksinasi di Kabupaten Gresik dilakukan di 56 fasyankes dan bakal ditingkatkan menjadi 100 fasyankes ketika sasaran vaksinasi masyarakat umum. Sementara saat ini tenaga vaksinator di Kabupaten Gresik 277 orang. Guna percepatan vaksinasi, Pemkab Gresik akan menambah menjadi minimal 500 vaksinator hingga 1.000 vaksinator.

“Agar target Pemprov Jatim khususnya di Kabupaten Gresik pada akhir tahun vaksinasi bisa selesai,” pungkasnya. (gdn)