PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Sehat Cantik Tren

BPJS Kesehatan Gencarkan Sosialisasi Skrining Riwayat Kesehatan Melalui Mobile JKN

Surabaya, pmp – BPJS Kesehatan gencarkan sosialisasi fitur mobile screening atau Skrining Riwayat Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) kepada peserta  JKN- KIS (Kartu Indonesia Sehat), tujuannya mendeteksi dini risiko penyakit untuk perlindungan dan pencegahan penyakit kronis.

“Fitur Skrining Riwayat Kesehatan sangat penting untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sehingga dapat dilakukan pencegahan, baik dengan mengubah pola hidup maupun tindakan lain yang diperlukan. Sebagaimana diketahui penyakit kronis merupakan penyakit yang banyak diderita oleh peserta, selain itu pengobatan penyakit kronis memerlukan pembiayaan yang cukup besar,” kata Eka Wahyudi, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Jumat (20/8/21).

Menurut Eka, Skrining Riwayat Kesehatan dilakukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebagai gatekeeper pelayanan kesehatan.

Baca Juga :   Budaya Manfaatkan Layanan Digital Kesehatan Terus Dioptimalkan

Adapun Fitur Skrining Riwayat Kesehatan pada Aplikasi Mobile JKN berfungsi membantu peserta JKN-KIS mengecek kesehatan dan konsultasi penyakit secara dini sehingga mengetahui potensi kesehatan dengan lebih mudah.

Aplikasi Mobile JKN dapat diunduh melalui Google Play Store. Setelah peserta JKN–KIS mendaftar dan masuk ke aplikasi, pengguna dapat memilih menu Skrining Riwayat Kesehatan.

“Ada 47 pertanyaan yang harus diisi tentang kebiasaan dan aktivitas sehari-hari, penyakit yang pernah diidap, riwayat penyakit dalam keluarga peserta, atau pola makan. Berdasarkan pengisian, maka peserta JKN-KIS akan mendapatkan hasil pengecekan risiko penyakit yang mungkin diderita meliputi diabetes, hipertensi, jantung dan ginjal,” papar Eka.

Jika pengguna aplikasi terdeteksi memiliki risiko kesehatan sedang hingga berat, maka akan muncul pemberitahuan untuk segera memeriksakan diri ke FKTP tempatnya terdaftar. Namun jika hasil skrining menunjukkan pengguna memiliki risiko rendah, maka akan tercantum saran-saran seperti anjuran pola hidup sehat dan latihan fisik rutin minimal 30 menit setiap hari.

Baca Juga :   Ini Penjelasan BPJS Kesehatan soal Inpres Nomor 1 Tahun 2022

“Skrining Riwayat Kesehatan dapat dilakukan oleh peserta JKN-KIS yang berusia minimal 15 tahun dengan frekuensi 1 kali setiap tahun berjalan. Efek jangka panjang yang kami harapkan adalah menurunnya pembiayaan penyakit-penyakit tersebut sehingga program JKN-KIS dapat terus memberikan manfaat kepada peserta yang membutuhkan,” kata Eka.

Selain melalui Mobile JKN, Skrining Riwayat Kesehatan juga bisa dilakukan melalui Website BPJS Kesehatan di www.bpjs-kesehatan.go.id dengan memilih Skrining Riwayat Kesehatan dalam blue-slide-bar.

Peserta JKN-KIS juga bisa mengakses melalui Whatsap Chat Asistant JKN (CHIKA) di nomor 08118750400, Facebook Messenger BPJS Kesehatan dan Telegram dengan akun @BPJSKes_bot.(hps)