PenaMerahPutih.com
Ekbis Headline Indeks Teknologi

Pendapatan IOH Tumbuh 49,8% Menjadi Rp34,5 Triliun di Triwulan 3/2022

Jakarta, PMP – Indosat Ooredoo Hutchison (IDX: ISAT) (“IOH” atau “Perseroan”) mencatat pertumbuhan yang solid dengan mencetak peningkatan total pendapatan dan laba bersih di kuartal ketiga 2022.

Kinerja operasional mendukung capaian tersebut yang sekaligus menunjukkan komitmen berkelanjutan Perseroan untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia.

Perseroan membukukan pertumbuhan total pendapatan, EBITDA, dan jumlah pelanggan dibanding kuartal kedua 2022 dan dibandingkan periode yang sama tahun 2021.

Total Pendapatan naik 49,8% Year-on-Year (YoY) dari Rp23,1 triliun di sembilan bulan (9B) 2021 menjadi Rp34,5 triliun pada 9B 2022. Total Pendapatan kuartal ketiga 2022 tumbuh 3,0% menjadi sebesar Rp12,0 triliun dari Rp11,7 triliun pada kuartal kedua 2022.

EBITDA naik 35,6% YoY dari Rp10,4 triliun di 9B 2021 menjadi Rp14,1 triliun di 9B 2022. EBITDA kuartal ketiga 2022 tumbuh 2,3% menjadi sebesar Rp4,9 triliun dari Rp4,8 triliun pada kuartal kedua 2022

Baca Juga :   Indosat Ooredoo Siapkan Kapasitas Jaringan Antisipasi Aktivitas Liburan Natal dan Tahun Baru 2022

Perseroan juga mencatat Laba Bersih sebesar Rp3,7 triliun pada 9B 2022.

Salah satu pendorong pertumbuhan kinerja di kuartal ketiga tahun ini akibat peningkatan pelanggan dan penggunaan data. Hal tersebut didorong oleh kedua merek konsumen, IM3 dan Tri, yang terus melengkapi dan mendapatkan daya tarik dalam segmen target mereka.

Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, dalam siaran pers Jumat (28/10/2022) mengatakan IOH memperlihatkan kinerja operasional dan keuangan yang solid pada kuartal ketiga 2022.

“Kami kembali mencatat pertumbuhan kuartal yang kuat berkat gabungan dua merek layanan telekomunikasi yang saling melengkapi satu sama lain. Peningkatan 2,4 juta pelanggan seluler IOH pada kuartal ketiga 2022 mencerminkan kepercayaan publik terhadap merek kami dan memotivasi kami untuk terus menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia,” kata Vikram.

Baca Juga :   Indosat Ooredoo Company of The Year, Ahmad Al-Neama Executive of The Year

Usai melakukan penggabungan usaha di awal 2022, IOH resmi menjadi operator telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia. Pascapenggabungan, IOH terus melakukan integrasi jaringan dengan teknologi MOCN (Multi Operator Core Network) dengan dukungan para mitra strategisnya.

Saat ini, integrasi jaringan IOH telah mencapai lebih dari 50% dari total target sekitar 43 ribu sites yang sebagian besar akan selesai di akhir tahun 2022. Setelah proses integrasi selesai, pelanggan IOH akan merasakan jangkauan jaringan yang lebih luas, layanan di dalam ruangan yang lebih baik, serta pengalaman internet yang lebih cepat.

Pada kuartal ketiga 2022, IOH meluncurkan Indosat HiFi, sebuah layanan koneksi internet kabel optik (fiber-to-the-home/FTTH). Layanan FTTH ini hadir untuk memenuhi kebutuhan internet kabel yang andal dan terpercaya untuk perumahan dan perkantoran.

Baca Juga :   Pendapatan Triwulan I/2020 Indosat Ooredoo Naik 8 Persen

IOH, melalui Indosat Business, juga meluncurkan platform IDE untuk mendukung transformasi digital pelaku UMKM di Indonesia agar #BeraniJadiBesar.

“Kami akan terus memberikan marvelous experience bagi pelanggan kami sejalan dengan visi strategis IOH untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling dipilih di Indonesia. Selain itu, kami juga terus fokus untuk mempercepat proses sinergi dan meningkatkan efisiensi biaya, serta menciptakan nilai lebih bagi para pemegang saham kami,” tutup Vikram.(nas)