PenaMerahPutih.com
Ekbis Headline Indeks Industri

Bank Jatim Gelar Refreshment Perbankan, Menjadi BPD Paling Strategis di Indonesia

Rfresment Perbankan Bank Jatim
Gubernur Khofifah dan Dirut Bank Jatim Busrul Iman (paling kanan) bersama para pembicara seminar. (Humas Bank Jatim)

Surabaya, pmp – Bank Jatim atau PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk menggelar seminar Refreshment Perbankan bertema ‘Visions Towards Sustainability Banking in 2021’, menghadirkan nara sumber Prof Dr Ir KH Muhammad Nuh dan Dr Drs Suprajarto MM yang dimoderatori Prof M Mas’ud Said PhD.

Kegiatan digelar secara daring dan dipusatkan di Ruang Bromo, Kantor Pusat Bank Jatim, Surabaya, Rabu (10/3/2021). Seluruh Pemimpin Cabang Bank Jatim mengikuti dari masing-masing kantor cabang.

Turut hadir Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Kantor Regional OJK IV Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur Harmanta, serta Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Bank Jatim.

Baca Juga :   Bank Jatim Fokus Penguatan UMKM Berdaya Saing Ekspor

Gubernur Khofifah dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah daerah dan Bank Jatim, sehingga Bank Jatim dapat menjadi Bank Pembangunan Daerah paling strategis di Indonesia.

Gubernur mengapresiasi kegiatan Refreshment Perbankan yang menurutnya bisa memberi semangat dan motivasi bagi seluruh jajaran Bank Jatim.

”Saya rasa refreshment seperti ini penting untuk diadakan tiga atau empat bulan sekali karena dapat membangun semangat, komitmen dan loyalitas karyawan kepada perusahaan,” kata Khofifah.

Salurkan PEN Rp 6,86 Triliun

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menyampaikan syukur atas kinerja Bank Jatim di tahun 2020 yang memperoleh hasil optimal.

“Hal ini tidak terlepas dari dukungan stakeholder dan shareholder, serta kerja keras seluruh karyawan Bank Jatim,” katanya sembari berharap seminar dapat memberikan manfaat terhadap perekonomian Jawa Timur, khususnya bagi jajaran Bank Jatim.

Baca Juga :   Bank Jatim Rehabilitasi 17 Rumah Tidak Layak Huni

“Semoga di tahun 2021 Bank Jatim bisa tumbuh dan mencapai target sesuai yang kita harapkan,” tambahnya.

Busrul Iman memaparkan keberhasilan Bank Jatim terkait penyaluran dana PEN atau Pemulihan Ekonomi Nasional, khususnya untuk perekonomian daerah Jawa Timur.

“Selama tahun 2020 Bank Jatim berhasil menyalurkan dana PEN kepada 72.499 debitur dengan nominal Rp 6,86 triliun atau 171,58 % dari plafon awal yang ditargetkan,” tambahnya.

Bank Jatim juga memberikan value kepada masyarakat sekitar melalui program CSR (corporate social responsbility) Bank Jatim Peduli yang juga wujud sinergi Bank Jatim dalam mewujudkan program-program sosial demi terciptanya ekonomi yang lebih ramah lingkungan dengan melibatkan stakeholder dan shareholder  dalam pembangunan di daerahnya.(hps)