PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Tren

Jelang Kemerdekaan The Body Shop® Indonesia Kampanye Merdeka dari Pelecehan Seksual

Kampanye Stop Sexual Violence No! Go! Tell! fokus pencegahan (prevention) dan pemulihan (recovery) korban
Kampanye Stop Sexual Violence tahap kedua No! Go! Tell! memiliki fokus pada pencegahan (prevention) dan pemulihan (recovery) korban.(Humas The Body Shop® Indonesia)

Jakarta, pmp – Memasuki bulan Agustus menjelang HUT ke-76 RI, The Body Shop® Indonesia bersama elemen masyarakat terus berkampanye agar Indonesia merdeka dari pelecehan seksual dengan target DPR segera mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Sejak tahun lalu The Body Shop® Indonesia konsisten mengambil bagian memperjuangkan kesetaraan bagi perempuan dengan berjuang agar Indonesia merdeka dari kekerasan seksual melalui kampanye ‘No! Go! Tell!’ Atau  ‘Katakan Tidak, Jauhi, Laporkan!’.

Selanjutnya sejak Juni lalu, The Body Shop® Indonesia dan para mitra yakni Yayasan Pulih, Yayasan Plan International Indonesia, Magdalene dan Makassar International Writers Festival (MIWF), melanjutkan kampanye No! Go!Tell! tahap kedua dengan menggelar berbagai kelas edukasi dan series webinar bagi kalangan mahasiswa, pekerja, pelajar dan masyarakat umum.

Baca Juga :   #KerenTanpaNyampah, The Body Shop Target Daur Ulang 2 Juta Botol Kemasannya

“Kesetaraan bagi perempuan adalah nilai yang kami perjuangkan sebagai masalah sosial utama yang kami angkat dan kampanyekan dengan harapan Indonesia merdeka dari kekerasan seksual,” kata Suzy Hutomo, Owner & Executive Chairperson The Body Shop Indonesia, di Jakarta, Senin (9/8/2021).

Menurut Suzy, The Body Shop® Indonesia bersama para mitra melanjutkan kampanye tahap kedua sejak Juni 2021 dengan menjangkau lapisan masyarakat lebih luas, mulai dari anak-anak dan pelajar, mahasiswa, hingga lingkungan perkantoran dengan fokus utama mengedukasi tindak pencegahan kekerasan seksual melalui mekanisme dasar ‘No! Go! Tell!’.

“Mekanisme perlindungan diri dasar yang diciptakan dalam kampanye ini diharapkan bisa melindungi masyarakat ketika menghadapi situasi yang rawan kekerasan seksual. Semangat yang terkandung di dalam No! Go! Tell! adalah menemukan kekuatan dan kemampuan merespon keadaan genting,” lanjutnya.

Baca Juga :   Hadiahi Orang Tersayang, The Body Shop Rilis Edisi Spesial Natal dan Tahun Baru

Fokus Pencegahan dan Pemulihan

Aryo Widiwardhono, CEO The Body Shop® Indonesia mengatakan, The Body Shop® Indonesia mengedepankan harapan munculnya kemampuan bekerja sama dalam melindungi diri dan sesama.

“Melalui Kampanye No! Go! Tell!, kami lebih banyak mengedukasi masyarakat dan publik tentang bagaimana mengatasi isu kekerasan seksual, terutama pencegahan. Edukasi lanjutan seperti inilah yang akan menjadi perisai kita bersama untuk mencegah lebih banyak lagi terjadi kasus kekerasan seksual di Indonesia, di mana  bisa dilakukan mulai dari perlindungan diri dan teman terdekat terlebih dahulu,” katanya.

Ratu Ommaya, Head of Values, Community & Public Relations The Body Shop® Indonesia mengatakan, selama kelas edukasi dan webinar yang telah dilaksanakan sejak Juni, banyak sekali cerita baik dari guru, murid perempuan SMP dan SMA bahwa mereka sangat rentan terhadap kekerasan seksual.

Baca Juga :   Konsisten Stop Kekerasan Seksual, The Body Shop® Indonesia Kampanye No! Go! Tell!

Kampanye Stop Sexual Violence tahap kedua No! Go! Tell! memiliki fokus pada pencegahan (prevention) dan pemulihan (recovery) korban Pencegahan bertujuan membuat mekanisme keamanan bagi semua perempuan dan perempuan muda dalam mencegah mereka dari bahaya kekerasan seksual.

Sedangkan untuk aspek pemulihan, The Body Shop® Indonesia menggandeng Yayasan Pulih menciptakan ruang aman (safe space) dan program pemulihan bagi korban kekerasan seksual, khususnya kaum perempuan maupun remaja perempuan.(hps)