
SURABAYA, PMP – Gelaran hari kedua kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2025 dimeriahkan jalan santai atau Fun Walk di Mesjid Al Akbar, Surabaya, pada Minggu (14/9/2025).
Ribuan peserta sudah berdatangan sejak subuh dengan wajah cerah dan penuh semangat. Mereka dari berbagai kalangan tak hanya anak muda namun banyak paruh baya. Selain dari insan perbankan, peserta masyarakat umum yang datang sejak subuh juga tampak antusias.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim menyebut Fun Walk ini bukan sekadar aktivitas olahraga ringan, tetapi juga sebagai simbol gerakan bersama mendukung dan mengembangkan ekonomi syariah melalui Fesyar.
“Gelaran jalan santai ini bukan sekedar kita berjalan atau bergerak tetapi sebagai simbol bahwa kegiatan Fesyar menjadi suatu gerakan yang harus kita dukung bersama-sama, kita harus maju selangkah demi selangkah untuk menuju Indonesia yang lebih kuat,” kata Ibrahim.
Ibrahim menyampakan kehadiran para peserta yang antusias datang sejak subuh menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan dukungan yang luar biasa terhadap ekonomi syariah semakin kuat di tengah masyarakat.
Ibrahim juga mengajak para peserta Fun Walk untuk mendukung dengan membeli produk-produk UMKM yang ikut berpartisipasi dalam FESyar Jawa 2025. Dengan membeli produk lokal, berarti ikut menjaga roda perekonomian masyarakat agar terus berputar
FESyar Jawa 2025 diikuti sekitar 200 booth UMKM yang memamerkan beragam produk mulai dari makanan, minuman, hingga produk kreatif bernilai tinggi. Kehadiran para UMKM sebagai dukungan untuk menggerakkan perekonomian syariah.
“Mari kita bersama sukseskan FESYar ini, kalau tidak kita siapa lagi. Marilah jadi ‘Rojali’, rombongan jadi beli, jangan jadi ‘Rohana’, rombongan yang hanya nanya-nanya,” canda Ibrahim di hadapan ribuan peserta fun walk.
Ibrahim memaparkan FESyar Jawa 2025 yang digelar selam tiga hari ini sebagai bagian dari perjalanan lebih dari satu dekade pengembangan ekonomi syariah yang telah mencatat perkembangan signifikan baik dari sisi peningkatan jumlah pelaku, penguatan ekosistem halal, perluasan inklusi keuangan syariah, maupun pengembangan pasar UMKM halal.
FESyar kini tidak hanya berperan sebagai forum regional, melainkan juga menjadi platform strategis yang menjembatani inisiatif lokal menuju panggung nasional dan global.
Dengan mengusung tema ‘Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Regional ‘, FESyar Jawa 2025 menekankan tiga fokus utama, yakni pertumbuhan, inklusi, dan digitalisasi. (hap)












