PenaMerahPutih.com
Headline Indeks Nusantara

#KerenTanpaNyampah, The Body Shop Target Daur Ulang 2 Juta Botol Kemasannya

The Body Shop Indonesia komitmen mendukung pelestarian lingkungan melalui pengurangan polusi sampah plastic. (Humas The Body Shop Indonesia)

Jakarta, pmp –  The Body Shop® Indonesia memperkuat komitmennya terhadap isu lingkungan dengan mengajak masyarakat untuk #KerenTanpaNyampah sebagai bagian dari gaya hidup normal baru.

“Kami berharap perilaku tidak membuang sampah kemasan kosmetik ke tempat sampah akan menjadi sebuah kebiasaan baru,” kata Suzy Hutomo, Executive Chairperson & Owner The Body Shop® Indonesia pada persconf virtual, Selasa (14/9/2021),

Kampanye #KerenTanpaNyampah ditandai dengan peluncuran penyempurnaan program Bring Back Our Bottles (BBOB) 2.0 yang hadir dengan  konsep Full Circular Economy dan kehadiran Refill Station The Body Shop® dengan inovasi yang modern.

“Kedua program di bawah ajakan #KerenTanpaNyampah ini diharapkan dapat menyelamatkan 2 juta sampah botol kemasan sehingga dapat mengurangi beban di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA),” kata Suzy.

Menurut catatan yang dikeluarkan The National Plastic Action Partnership (NPAP), ada sekitar 4,8 juta ton per tahun sampah plastik di Indonesia tidak terkelola dengan baik seperti dibakar di ruang terbuka (48%), tidak dikelola dengan layak di tempat pembuangan sampah resmi (13%) dan sisanya mencemari saluran air dan laut (9%).

Suzy menegaskan kampanye #KerenTanpaNyampah menjadi tema utama The Body Shop Indonesia sebagai sebuah perusahaan yang sejak awal selalu menjalankan bisnis yang beretika dan selalu memasukkan faktor lingkungan dan sosial ke dalam setiap kampanye yang dijalankan.

Baca Juga :   The Body Shop® Indonesia Kampanye #HadirUntukmu Ajak Berjuang Bersama Saat Karantina Mandiri PPKM

“Kami semakin menyadari untuk mengambil peran aktif dalam menjadi solusi atas isu polusi plastic,” katanya.

The Body Shop® tak hanya menyajikan kemasan produk yang sustainable packaging, juga menghadirkan Refill Station, di mana The Body Shop® merupakan penggagas pertama di Indonesia.

“Refill Station untuk mengurangi polusi plastik. Anda dapat membeli kemasan botol Aluminium yang dapat diisi ulang sehingga penggunaan kemasan plastik sekali pakai dapat terus dikurangi, dan Anda pun akan mendapatkan produk-produk The Body Shop® dengan harga yang lebih ekonomis,” ujar Suzy.

Program BBOB pertama kali diluncurkan pada tahun 2008 dan menjadi pionir untuk program pengembalian kemasan kosong kosmetik di Indonesia.

The Body Shop® Indonesia mengajak konsumennya untuk mengembalikan kemasan kosong produk The Body Shop® ke toko-toko terdekat untuk didaur ulang dan hasil pengolahannya digunakan untuk pemberdayaan masyarakat. Hingga kini sudah lebih dari 9 juta kemasan yang kembali dari konsumen.

“Kali ini, kelanjutan BBOB yakni BBOB 2.0, tidak hanya sekadar aksi mengembalikan produk, tetapi juga bagaimana mengedepankan inovasi dan terus menggalakkan konsep Full Circular Economy,” papar Suzy.

Baca Juga :   Konsisten Stop Kekerasan Seksual, The Body Shop® Indonesia Kampanye No! Go! Tell!

The Body Shop®Indonesia meluncurkan produk perawatan rambut Vegan Silk Protein dengan sustainable packaging yang ramah lingkungan. (Humas The Body Shop)

Dalam #KerenTanpaNyampah, BBOB 2.0 dengan konsep Full Circular Economy  menghadirkan kembali hasil recycled plastic kepada konsumen berupa barang yang dapat dipergunakan, seperti soap dish dan pocket mirror, dan ke depannya akan menjadi furniture untuk kepentingan misi sosial.

“Praktek Full Circular Economy merupakan salah satu inisiatif yang penting dalam menjawab tantangan polusi plastik,” kata musisi, petani, dan aktivis lingkungan Gede Robi.

Menurut data yang dikeluarkan oleh Ecoton, se-Indonesia khususnya Pulau Jawa, setiap tahun ada 8 juta ton sampah plastik, 3 juta ton bisa diolah, dan yang 5 juta ton yang tidak terkelola, ada yang dibuang, ditimbun, dibakar dan 2,6 juta ton dibuang ke aliran sungai.

“Jika tingkat produksi dan konsumsi plastik saat ini berlanjut dan bahkan diproyeksikan terus meningkat, maka diperkirakan jumlah sampah plastik yang salah kelola di Indonesia pada 2025 akan meningkat lebih dari dua kali lipat,” ujar Gede Robi.

Sementara aktor dan musisi muda Iqbaal Ramadhan menyadari peran masyarakat, khususnya generasi muda sangat krusial dalam menciptakan gaya hidup #KerenTanpaNyampah.

“Generasi muda sekarang, khususnya Gen-Z sudah banyak yang mulai sadar akan pentingnya mengurangi konsumsi kemasan plastik sekali pakai, dan mereka pun sudah banyak mendengar tentang konsep Full Circular Economy,” kata Iqbaal yang mengaku senang dan sangat mendukung hadirnya Refill Station dan BBOB 2.0 yang diusung oleh The Body Shop® Indonesia.

Baca Juga :   Begini Solusi Warna Rambut Tak Sesuai Ekspektasi

Melalui Refill Station yang akan hadir di toko The Body Shop® Kota Kasablanka dan beberapa toko di kota lainnya pada 2022, pelanggan yang mengambil botol Aluminium isi ulang berukuran 300ml akan mendapatkan harga yang sama dengan membeli botol kemasan plastik berukuran 250ml.

Pelanggan juga bisa memilih 10 varian terbaik dan favorit The Body Shop® Indonesia seperti Shower Gel, Shampoo, Conditioners dan Hand Wash. Apabila sudah habis, cuci botol tersebut, dan silakan kembali ke Refill Station untuk isi ulang kembali.

“Pada kampanye #KerenTanpaNyampah ini kami juga mengajak customer untuk ikut berdonasi melalui kasir dan online channel kami untuk mendukung program edukasi lingkungan yang akan dijalankan oleh Yayasan Kopernik, Ecoton dan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) sebagai impact partners,” pungkas Suzy Hutomo. (hps)