HeadlineIndeksNusantara

Sido Muncul Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatra Senilai Rp900 Juta

×

Sido Muncul Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam di Sumatra Senilai Rp900 Juta

Sebarkan artikel ini
Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menyerahkan bantuan kepada perwakilan PMI, IDI, Keuskupan Agung Jakarta, Yayasan Orthopaedi Indonesia, dan Polri di Kantor Sido Muncul, Jakarta, Selasa (2/12/2025). IST

JAKARTA, PMP – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) menyalurkan bantuan senilai Rp900 juta bagi para penyintas bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara dan Aceh. Guna memastikan distribusi bantuan tepat sasaran, Sido Muncul menggandeng beberapa instansi dan organisasi terkait.

Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas kejadian yang menimpa masyarakat di wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

“Saya menyerahkan bantuan kepada beberapa organisasi, seperti Polda, IDI, PMI, BPOM, dan sejumlah lembaga lainnya. Peristiwa ini sungguh menyedihkan. Kalau kita lihat di YouTube, terlihat jelas betapa menakutkannya kejadian tersebut bagi mereka yang mengalaminya,” kata Irwan Hidayat dalam keterangan yang dikutip Sabtu (6/12/2025).

Bencana alam yang terjadi di Sumatra mengingatkan kembali akan peristiwa duka yang terjadi di Yogyakarta dan Padang beberapa tahun silam.

“Indonesia ini memang rawan bencana dan rumah-rumah di daerah belum dipersiapkan dengan baik. Untuk kejadian di Sumatra, yang saya tahu karena hujan yang lebat sehingga memicu tanah longsor,” ujarnya.

Irwan Hidayat secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan PMI, IDI, Keuskupan Agung Jakarta, Yayasan Orthopaedi Indonesia, dan Polri di Kantor Sido Muncul, Jakarta, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan ini turut disaksikan secara virtual oleh KODAM Iskandar Muda Aceh, KODAM I Bukit Barisan Sumatra Utara, serta BPOM.

Terlepas dari apa penyebabnya, Irwan menyampaikan bahwa keluarga besar Sido Muncul menyampaikan duka cita dan empati yang mendalam. Ia berharap bantuan yang diserahkan dapat menjangkau masyarakat, meski akses menuju lokasi terdampak masih terhambat. Bantuan Sido Muncul terdiri dari uang tunai untuk mendukung penanganan bencana dan kebutuhan penyintas, produk Tolak Angin, Susu Jahe dan Kopi Jahe.

Baca Juga :  Suplemen Kesehatan Kuku Bima Sido Muncul Gelar Operasi Sumbing Bibir Gratis di Bekasi

“Saya berdoa agar saudara-saudara kita yang terdampak bisa segera pulih dari kesulitan yang sedang dialami. Terima kasih kepada Bapak-Ibu sekalian yang telah hadir dan berkenan membantu menyalurkan bantuan dari kami,” ucapnya.

Ketua Bidang Pembinaan Relawan PMI Pusat, Sasongko Tedjo, mengatakan bantuan dari Sido Muncul akan masuk dalam dompet bencana PMI dan digunakan untuk mendukung operasional bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak.

“Kami berterima kasih kepada Sido Muncul yang menitipkan bantuannya melalui PMI. Berapa pun bantuannya, kami terima dan kami salurkan. Ini bukan untuk PMI, kami hanya perantara. Semua diarahkan untuk para korban,” ujarnya.

Dari hasil asesmen, kebutuhan mendasar seperti pakaian, daster, pembalut wanita, obat-obatan, dan air bersih menjadi prioritas PMI. PMI mengerahkan hingga 60 truk tangki air untuk menjangkau lokasi-lokasi yang kekurangan sumber air layak konsumsi.

“Jangan dikira banjir berarti melimpah air. Justru air bersihnya yang susah. Penyaluran air bersih ini salah satu kekuatan PMI,” kata Sasongko.

Ketua Bidang Humas dan Diklat PMI Pusat, Nora Bawazier, mengatakan sejumlah wilayah terdampak masih tidak dapat dipasok melalui jalur darat. Kondisi ini membuat PMI terpaksa mengandalkan pengiriman udara.

Nora menambahkan, beberapa Unit Donor Darah (UDD) di daerah terdampak kehilangan pasokan listrik sehingga stok darah mengalami kerusakan. Untuk mengatasinya, PMI mengirim 485 kantong darah dari Pulau Jawa melalui airdrop.

“UDD lain di Sumatra tidak bisa masuk karena aksesnya terputus. Jadi sementara semua suplai darah dikirim dari Jawa. Untuk sementara waktu, pasokan aman,” kata Nora.

Direktur Sido Muncul Dr. (H.C.) Irwan Hidayat . (IST)

Kebutuhan Medis

Ketua Bidang Advokasi dan Hubungan Eksternal Yayasan Orthopaedi Indonesia, dr. Lia Marliana, Sp.OT (K), M.Kes, menyampaikan bahwa bantuan dari Sido Muncul berupa dana tunai akan langsung dikonversi menjadi kebutuhan medis yang sifatnya mendesak dan habis pakai.

Baca Juga :  Sido Muncul Jamin Tolak Angin Tidak Mengandung Etilen Glicol dan Dietilen Glicol

“Biasanya bantuan dikonversi dalam bentuk bahan habis pakai, karena di lokasi bencana tidak ada fasilitas steril. Kami membeli kebutuhan operasi sekali pakai untuk penanganan darurat, lalu langsung dibawa ke lapangan,” ujar dr. Lia.

Ia menjelaskan, pada dua minggu pertama pascatrauma, korban umumnya membutuhkan penanganan ortopedi cepat karena banyak mengalami patah tulang, trauma berat, hingga amputasi. Kondisi ini menuntut ketersediaan alat operasi steril, bahan medis sekali pakai, serta kesiapan tim dokter untuk bekerja di rumah sakit maupun langsung di lapangan.

“Korban banyak yang terseret air atau terkena benda keras sehingga jaringan tubuh mereka rusak. Dalam beberapa kasus, demi menyelamatkan nyawa, amputasi tidak dapat dihindari,” jelasnya.

Kerja sama antara Yayasan Orthopedi Indonesia dan Sido Muncul bukan yang pertama. Dukungan serupa telah berlangsung sejak bencana Yogyakarta, Padang, hingga Lombok dan Mamuju. Setiap bantuan disebut langsung disalurkan kepada korban yang membutuhkan melalui tim di lapangan.

Kapendam Iskandar Muda, Kolonel Inf Mustafa Kamal, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Sido Muncul. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu warga yang hingga kini belum tersentuh bantuan langsung akibat akses darat yang terputus.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Sido Muncul atas perhatian dan bantuan yang diberikan untuk saudara-saudara kita di Aceh. Bantuan ini nantinya akan kami distribusikan kepada para korban, terutama yang aksesnya masih belum tembus,” ujar Mustafa dalam sambungan telepon.

Ia menjelaskan bahwa penyaluran seluruh bantuan dipusatkan melalui Satgas Penanggulangan Bencana agar distribusinya lebih merata dan tepat sasaran. Mustafa mengungkapkan bahwa kebutuhan paling mendesak bagi para korban saat ini adalah makanan siap saji. Kerusakan infrastruktur dan rumah warga membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan pangan harian.

Baca Juga :  Sido Muncul Raih Indonesia Most Powerful Companies Award 2017

“Yang paling dibutuhkan sekarang makanan siap saji. Masyarakat banyak yang kehilangan perlengkapan rumah, dan untuk makan sehari-hari saja sangat sulit,” katanya.

Selain pangan, obat-obatan juga menjadi kebutuhan utama. Ia menyebut bantuan medis sudah mulai mengalir dari Kementerian Pertahanan, TNI AD, hingga TNI AL yang mengerahkan dukungan logistik menggunakan pesawat hingga kapal laut.

Mustafa menegaskan, bantuan seperti yang diberikan Sido Muncul, termasuk produk herbal seperti Tolak Angin, menjadi tambahan penting yang membantu menjaga kondisi fisik masyarakat di tengah keterbatasan logistik.

“Bantuan ini tentu sangat membantu warga yang sedang menghadapi situasi sulit,” tuturnya.

Rincian Bantuan Sido Muncul

Sebagai informasi, berikut adalah rincian bantuan Sido Muncul melalui lembaga-lembaga turut bekerja sama dalam penyaluran bantuan kemanusiaan dari Sido Muncul berupa uang tunai dan produk-produk Sido Muncul, diantaranya KODAM Iskandar Muda, Aceh, KODAM I Bukit Barisan, Sumatra Utara, dan KODAM XX Tuanku Imam Bonjol, Sumatra Barat, masing-masing senilai Rp75 juta; dan PMI senilai Rp100 Juta. Untuk BPOM sendiri bantuan hanya berupa uang tunai sebesar Rp100 Juta.

Selain itu, juga melalui IDI cabang Sumatra Barat, Sumatra Utara, Aceh, Yayasan Orthopaedi Indonesia serta Keuskupan Agung Jakarta masing-masing senilai Rp50 juta; dan melalui POLRI Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh masing-masing senilai Rp75 juta.

Sido Muncul berharap bantuan ini dapat mempercepat pemulihan serta menunjang kebutuhan para petugas dan penyintas di lapangan. (hap)